MUSLIM TERATAI

Media Informasi Muslim Perumahan Taman Teratai – Batam

Konser Batal, Berapa Kerugian Promotor Lady Gaga?

Tinggalkan komentar

Image

SEKIAN lama bergulat masalah konser Lady Gaga, akhirnya konser yang digelar 3 Juni mendatang itu dibatalkan. Lalu berapa kerugian yang ditaksir akibat pembatalan itu?

Menggelar konferensi pers siang tadi, Big Daddy entertainment akhirnya angkat bicara soal pembatalan konser.

“Memang hal ini kurang menguntungkan. Kalau kerugian komersial itu enggak bisa di-share,” kata Michael Rusli, Presiden Direktur BigDaddy Entertainment.

Menurut Michael, pembatalan murni dari manajemen Lady Gaga. Pihak manajemen mengatakan Big Daddy seharusnya tak membayarkan uang penalti untuk Mother Monster itu. Namun BigDaddy menganggapnya sebagai rahasia kontrak.

Kuasa hukum Big Daddy, Herna Sutana, mengatakan telah mengangkut perlengkapan konser Lady Gaga sebanyak 70 kontainer melalui udara dan laut ke Jakarta. Sebanyak 40 konteiner yang melalui laut sudah sampai di Jakarta.

Adapun tiket konser pun telah ludes terjual. Harga tiketnya Rp 465 ribu hingga Rp 2,25 juta per lembar.

Menurut promotor musik Marcel Permadi yang juga Account Director Berlian Entertainment, Lady Gaga merupakan artis termahal saat ini. Kisaran harga untuk bisa mendatangkan artis penyanyi sekaligus penulis lagu itu US$ 2-3 juta atau sekitar Rp 20 miliar.

Dengan tarif Gaga sebesar itu, dipastikan promotor tetap untung. Apabila tiket benar terjual 50 ribu lembar, panitia konser sedikitnya sudah mengantongi hasil penjualan karcis sekitar Rp 67 miliar. Wajar jika promotor tetap berjuang mendapatkan izin konser Gaga.

Namun promotor musik Adrie Subono tidak menghitung pengembalian uang tiket sebagai sebuah kerugian dari sebuah konser yang batal. Adrie memastikan, sebulan menjelang konser, pihak promotor biasanya sudah mesti melunasi sisa uang muka sebesar 50 persen ke pihak manajemen artis.

Menurut dia, itulah yang membebani Big Daddy Entertainment selaku promotor konser. “Kalau pembatalan dari pihak promotor Indonesia, uang yang sudah dibayarkan tidak kembali,” katanya.

Selain menjadi kontroversi di Indonesia, Lady Gaga juga diprotes kelompok Kristen konservatif di Korea Selatan dan Filipina. Di Indonesia, pro dan kontra terhadap Lady Gaga terjadi di kalangan politikus, artis, pejabat, dan masyarakat. Ada yang mendukung dan ada yang menolak Gaga. Namun ormas seperti FPI menolaknya. [nr//tempo]

Penulis: Masjid Al-A'laa Taman teratai - Batam

Membangun Ukhuwah dan Keshalihan Umat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s