MUSLIM TERATAI

Media Informasi Muslim Perumahan Taman Teratai – Batam

Inilah Usaha Keras Israel Mengubur Laju Perdagangan Di Al-Quds

Tinggalkan komentar

Image

PASAR-pasar Al-Quds dengan perhiasan, pernak-pernik lampu, dan barang dagangan lainnya membuat kota lama itu semakin indah dan menakjubkan para pembeli. Para pedagangan berusaha menawarkan barang dagangannya dengan suara keras.

Namun kesibukan menyenangkan itu dipecahkan oleh penjajah Israel dengan berbagai cara. Israel berusaha membangkrutkan mereka dengan memaksa mereka pergi meninggalkan toko dengan cara busuk mereka dan dialihkannya kepada warga yahudi dengan penuh ketamakan.

Ekonomi Pincang

Seorang pedagangan Al-Quds, Emad Abu Khadijah menegaskan kepada PIP bahwa Israel sengajar mengarahkan wisatawan asing ke pasar-pasar yahudi di Al-Quds Barat dan melarang mereka dengan cara apapun untuk masuk ke pasar-pasar warga Al-Quds dan toko-toko bernuansa lama mereka. Ia menegaskan, penjajah Israel berusaha membangkrutkan perdagangan dan pedagang Al-Quds.

“Kami melihat sendiri guide wisata yahudi sengaja menarik dan mengarahkan wisatawan ke pasar-pasar yahudi dan mengeluarkan mereka dari pasar kami. Mereka mengatakan bahwa pasar-pasar kami itu kosong tidak ada apa-apanya.” Tegas Emad.

Selain itu, pedagang Ahmad Salhab menambahkan, tembok rasial Israel di sekitar Al-Quds telah mengisolasi kami dan memanjang hingga ke kota-kota Tepi Barat. Ini yang menyebabkan kerugian-kerugian besar bagi pedagang Al-Quds.

Tembok rasial Israel itu telah mengurangi lalu lintas perdagangan kami hingga 80% dari income pedagang warga Al-Quds, imbuh Ahmad.

Pajak dan Denda

Selain langkah di atas, Israel juga menerapkan pajak hingga Sembilan jenis pajak namun tanpa ada feedback pelayanan bagi pedagang Al-Quds. Bahkan pajak itu mencapai hingga ratusan ribu Syekal. Jika pedagang al-Quds tidak membayarnya maka usaha mereka akan ditutup. Bahkan sebagian mereka benar-benar ditutup Israel karena tidak bisa membayar pajak.

Lebih dari itu, Israel juga sering menyita dagangan dengan alasan yang tidak jelas. Lebih gila lagi, pecan lalu, Israel membakar sejumlah toko milik keluarga Abu Aramilah, Salayimah dan Uwaidlat.

Penutupan Ratusan Toko

Kepala Lembaga Al-Quds Muadl Za’tari menegaskan bahwa penjajah Israel menerapkan siasat memerangi pedagang di Al-Quds dengan menerapkan pajak dengan jumlah yang tidak masuk akal.

Ia juga menegaskna bahwa selama ini sudah lebih dari 1800 toko dan tempat perdagangan milik warga Al-Quds telah ditutup Israel sejak awal Intifadah 2000. [nr/islampos/pic]

Penulis: Masjid Al-A'laa Taman teratai - Batam

Membangun Ukhuwah dan Keshalihan Umat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s