MUSLIM TERATAI

Media Informasi Muslim Perumahan Taman Teratai – Batam

Surat Dari Saudara Muslim Rohingnya, Arakan

Tinggalkan komentar

Image

Persatuan Islam untuk Kemajuan Rohingya (United Islam For Rohingya Development/UNIROD), Arakan, Burma, mengirim surat untuk umat Islam di Indonesia.

Di bawah ini, suratnya, agar menjadi perhatian umat Islam di seluruh Indonesia.

وَمَا لَكُمْ أَلَّا تُنفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَا يَسْتَوِي مِنكُم مَّنْ أَنفَقَ مِن قَبْلِ الْفَتْحِ وَقَاتَلَ أُوْلَئِكَ أَعْظَمُ دَرَجَةً مِّنَ الَّذِينَ أَنفَقُوا مِن بَعْدُ وَقَاتَلُوا وَكُلّاً وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَى وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

“Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tingi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [QS: al-Hadid: 10]

Muslim Arakan Rohingnya

Mereka adalah petani Muslim yang tertindas

Kehidupan minoritas Rohingya yang tertindas di Myammar (Burma). Jumlah penduduky sekitar Myanmar 60 juta, mayoritas mereka beragama Budha. Umat ​​Islam hanya 5% saja. Sumber makanan harian utama mereka adalah beras. Pekerjan harain kebanyakan petani dan nelayan, dengan sumbar asli dari Allah Subhanahu Wata’ala,

Wilayah Arakan adalah wilayah terletak di Utara Barat Myanmar bersebelahan dengan Bangladesh. Mereka ditolak dari hak kewarganegaraan oleh  tentara yang lalim, menyebabkan orang kaya menjadi miskin. Mereka bekerja sebagai buruh semenjak tahun 1962 – 2010.

Kamp pengungsi sebelum dan sesudah dibakar
Kamp pengungsi sebelum dan sesudah dibakar

Di Bangladesh

  • 250.000 pelarian Rohingya  berada di Bangladesh, sejak tahun 1978 Sehingga 2010
  • Kehidupan mereka tanpa bekal makanan dan pakaian /obat-obatan. Keadilan Internasional  menjadi bisu dan dunia Islam sibuk dengan urusan politik, meski saudara-saudara mereka sedang mati kelaparan. Kehidupan  mereka yang tersengsara tanpa bantuan kemanusian dari  mana-mana. Tiada yang tahu mengapa mereka menjadi pelarian seperti ini?  Dunia tidak pula mengetahui mereka di mana?
Dunia internasional bisu, dan umat Islam sibuk urusan politik
Dunia internasional bisu, dan umat Islam sibuk urusan politik

 

Di Thailand Seperti Neraka, Makan Babi Jadi Terpaksa

  • Pengungsi juga pelarian yang tak pernah ada yang memikirkan nasibnya
    Pengungsi juga pelarian yang tak pernah ada yang memikirkan nasibnya
  •      Sebanyak 50.000 pelarian Rohingya berada di Thailand sejak tahun 1988.
  • ·         Kehidupan mereka tanpa bicara dan perikemanusian.
  • ·         Begitu juga sifat kezaliman dan penghinaan atas umat suci manusia dengan wajah buruk dan kulit kehitaman.
Mereka dikurung di penjara sejak tahun 2007

Di India

  • ·         10.000 ribu warga Rohingya di India tanpa bicara yang tidak ada bertanggungjawab atas diri mereka sebagai pelarian.
  • ·         Selain itu, 1.200 di kenali (Boat People) dikurung  di penjara sejak tahun 2007 sehingga kini, dan mereka tidak dapat berhubungan dengan keluarga satu sama lain, menyebabkan anak-anak mereka  menjadi anak yatim.

Di Malaysia

  • ·         Sebanyak 20.000 pelarian Rohingya berada di Malaysia  sejak tahun 1990. Kebanyakkan anak-anak mereka menjadi buta huruf dan terlantar.
  • ·         Tidak mempunyai negara dan  identitas jelas  untuk kehidupan mereka.
  • ·         Di kalangan mereka, masalah kemiskinan dan kesehatan meningkat.
  • Kematian dan keadilan luar bicara. Harapan Mereka hanya Kepada Allah SWT semata.
Kebanyakkan anak-anak mereka menjadi buta huruf dan terlantar

Nasib anak-anak Rohingnya Tanpa Dosa di Malaysia

 Anak-anak pelarian Rohingya bersertifikat kelahiran di Malaysia menjadi anak-anak terlantar. Sehingga mereka dewasa sejak tahun 1988 hingga kini kebanyakkan antara mereka menjadi buta huruf di Negara Saudara Seagama mereka sendiri.

  • Siapakah akan mengambil beban atas tanggungjawab ini sebagai seorang (Al-Ansor)?
  • Jika mereka dibiarkan dan terlantar, maka diantara generasi muda kita akan menjadi berakhlak buruh  dan merusakan image Negara Melayu dan kelemahan umat akan segera datang.
  • Siapakah yang akan dapat menyelesaikan masalah secara baik dengan sifat  “Ummatun Wahidah” Islam adalah sesame bersaudara, Ihsan adalah sifat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alahi Wassallam
Siapa mau mengambil beban ini?
Siapa mau mengambil beban ini?

Kemalangan Harian

  • Satu kemalangan lain pengungsi Muslim Rohingya di sebagian besar kecelakaan di jalan karena mereka tidak pernah mendapat pelatihan khusus atau lisensi pengemudi (SIM), sebagai akibat selalu ditolak oleh departemen tertentu  karena dianggap sebagai warga pelarian. Atau surat dari UNHCR tidak diakui sebagai dokumen perjalanan yang sah oleh otoritas tertentu.

Persatuan Islam untuk Kemajuan Rohingya [United Islamic  Rohingya Organization For Development  Arakan, Burma/UNIROD] sedang  berusaha membantu dan melindungi mereka dan mempertahankan wilayah Arakan, sebuah wilayah bersejarah Islam.

Besar harapan, agar Rohingya  berkerjasama bersama umat Islam internasional,  khususnya Rakyat Malaysia dan Indonesia yang dikenal mayoritas Islam.

ttd

Ust Mohammad Islam Sultan Ahmad

Pendakwah, No,1278, Taman Emas Jalan Baru, 13600 Perai, Seberang Perai, P.Pinanag.

Email : unirod.2168@yahoo.com

Penulis: Masjid Al-A'laa Taman teratai - Batam

Membangun Ukhuwah dan Keshalihan Umat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s