MUSLIM TERATAI

Media Informasi Muslim Perumahan Taman Teratai – Batam

Kitalah Aktornya

Tinggalkan komentar

Image

TAHUN ajaran baru segera dimulai, para Ibu yang memiliki putra yang baru saja masuk sekolah tentunya pun ikut mengerubungi toko kain dan toko baju seragam. Begitu juga dengan dua orang ibu ini. Tersebutlah bu Diana dan bu Raisa, keduanya memasuki toko pakaian yang sama. Tentunya untuk membeli baju seragam anaknya.

Saat memasuki toko dengan pendingin udara yang membuat kegerahan lenyap  sesaat. Ternyata tidak sama halnya dengan sang pemilik toko. Mungkin lelah dengan rutinitas yang jauh lebih dahsyat dari biasanya. Sang pemilik itu sedang bad mood, sehingga tidak melayani dengan baik. Malah terkesan buruk, tidak sopan dengan muka cemberut.

Bu Diana jelas jengkel menerima layanan yang buruk seperti itu. Namun, yang mengherankan, bu Raisa tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada pemilik toko itu.

Bu Diana yang terheran-heran pun lekas bertanya, “Mengapa Ibu bersikap demikian sopan pada penjual menyebalkan itu?”

Bu Raisa pun malah menjawab, “Mengapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Padahal kitalah sang penentu atas hidup kita, bukan orang lain.”

“Tapi ia melayani dengan cara yang buruk sekali,” bantah bu Diana.

“Itu masalah dia. Kalau dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk atau apapun itu. Toh tidak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan menentukan hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri kita sendiri,” jelas bu Raisa.

Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita. Kalau orang melakukan hal buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi. Dan sebaliknya.

Kalau orang tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi. Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah, tiba-tiba menjadi sangat pelit jika harus berurusan dengan orang tersebut. Ini berarti tindakan kita dipengaruhi oleh tindakan orang lain.

Jika direnungkan, sebenarnya betapa tidak arifnya tindakan kita. Mengapa untuk berbuat baik saja, harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu?

Jagalah suasana hati sendiri, jangan biarkan sikap buruk orang lain menentukan cara kita bertindak! Kitalah sang penentu yang sesungguhnya!

I’m an ACTOR, not reactor.

Grup Facebook Berbagi Kisah Tentang Kehidupan

Penulis: Masjid Al-A'laa Taman teratai - Batam

Membangun Ukhuwah dan Keshalihan Umat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s