MUSLIM TERATAI

Media Informasi Muslim Perumahan Taman Teratai – Batam

Shalat Taubat; Hal Terakhir yang Dilakukan oleh Kartosuwiryo Sebelum Dieksekusi Mati di Pulau Ubi

Tinggalkan komentar

Image

FADLI Zon (Rabu, 5/9/2012) sekarang ini tengah meluncurkan bukunya yang berjudul ‘Hari Terakhir Kartosoewiryo’ di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Dewan Redaksi islampos Pizaro itu, dalam bukunya Fadli menurutkan bahwa ada beberapa hal terakhir yang dilakukan oleh tokoh yang bernama Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo.

Kartosoewirjo yang dikenal sebagai pemimpin DI/TII ini memang sudah siap menghadapi regu tembak dari TNI. Sebelum diangkut kapal menuju Pulau Ubi di gugusan Kepulauan Seribu, dia melakukan shalat taubat.

Kartosoewirjo ditangkap pada 4 Juni 1962 di Garut, setelah berbulan-bulan dikepung lewat operasi pagar betis yang dilakukan Divisi Siliwangi. Eksekusi matinya sendiri dilakukan pada 12 September 1962, setelah oditur militer mengetuk palu hukuman mati bagi Kartosoewirjo yang dituding melakukan makar terhadap NKRI.

Menurut buku itu, saat ditangkap, kondisi kesehatan Kartosoewirjo buruk sekali. Tubuh Kartosoewirjo diserang berbagai penyakit, seperti kurang darah, kurang makan, dan bengkak pada lambungnya.

Setelah salat taubat, kemudian tangan Kartosoewirjo diborgol petugas dan dimasukkan ke dalam sela, tempat di mana ia menunggu untuk dibawa dengan kapal ke Pulau Ubi. [sa/islampos]

Penulis: Masjid Al-A'laa Taman teratai - Batam

Membangun Ukhuwah dan Keshalihan Umat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s